
KEITH Jerome Gumbs alias Kayamba adalah pemain paling berbahagia atas kemenangan 4-3 atas Persija Jakarta, Minggu (10/5) lalu. Sebab, satu golnya menit ke-86 seolah membangkitkan ketajamannya.
Maklum, pada Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/09, pemain kelahiran St Kitt n St Nevis, 11 September 1972 baru mencetak 12 gol (semua ajang). Di DISL, dia mencetak 11 gol.
Satu lagi gol internasional ke gawang Seoul FC pada Liga Champion Asia (LCA), Selasa (5/5) lalu di stadion Seoul World Cup. Meski akhirnya Sriwijaya kalah 1-5.
Soal produktivitas, pemain Hull City (Liga Inggris) edisi 2000 memang kalah dari rekannya Ngon a Djam yang mengemas 21 gol. Namun, coach Rahmad Darmawan mengklaim Kayamba makin matang. “Dia tipe pemain pekerja keras. Saya pikir, Kayamba sudah memiliki segala-galanya. Dia sangat matang, tapi dia juga tidak hilang ketajamannya,” ungkap Rahmad Darmawan, kemarin (11/5).
Musim ini, Sriwijaya bakal dua kali bermain di Surajaya-markas Persela Lamongan. Pertama, saat meladeni Persitara, Jumat (1/5) lalu. Tapi, kalah 0-1. Kedua, Kamis (14/5) nanti saat meladeni jamuan tuan rumah sebenarnya, Persela.
Kayamba punya kenangan manis saat lawan Persela. Musim 2007 lalu, dia mencetak 2 gol ke gawang Jaka Tingkir (julukan Persela) (7/8/07). Meski hasil imbang 2-2, itulah awal kariernya bersama Sriwijaya, namun, sebelumnya dia mencetak satu gol ke gawang PSIS Semarang di laga perdana putaran II (4/8/07).
“Saya ingin menikmati laga dan memenangkan pertandingan. Bagi saya, siapapun pencetak gol, juga memberi kepuasan pada saya pribadi,” tutur Kayamba diplomatis. (mg2)
Kayamba memang tidak lagi muda. Namun, pria 36 tahun masih punya speed dan skill mumpuni. Musim lalu, dia mencetak 19 gol di semua ajang (liga dan copa). Kini, pemilik jersey 17 memang lebih “dewasa”. Tidak lagi egois atau bernafsu ingin mencetak gol sendiri. Berbeda dengan 2007 lalu, dia memang “habis-habisan” mencetak gol. (mg2)
sumber : sumeks






0 comments:
Post a Comment
Tinggalkan Pesan Anda