About Me

Dapatkan berbagai Informasi menarik Disini dari berbagai sumber terpecaya

Get The Latest News

Sign up to receive latest news

Thursday, April 16, 2009

Rahmad juga Didenda


TAK hanya Budi Sudarsono yang dihukum, coach Sriwijaya FC Rahmad Darmawan pun mengalami nasib serupa. Pelatih kelahiran Metro (Lampung), 28 November 1966 dijatuhi denda oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
    Dia dinilai melakukan protes berlebihan pada Jimmy Napitupulu (Jakarta), wasit yang memimpin leg ke-2 Persib versus Sriwijaya di Stadion Jalak Harupat, Minggu (12/4) lalu. "Saya belum bisa sebutkan berapa dendanya. Tapi, Rahmad (Darmawan), tidak luput dari denda," terang ketua Komdis Hinca Panjaitan, kemarin (15/4).

 Dalam laga superpanas, Rahmad memang paling berang dengan Jimmy. Sebab, wasit berlisensi FIFA dinilainya tidak fair. Terlalu condong pada tuan rumah. "Wajar kalau saya marah. Kepemimpinannya memang berat sebelah," lanjut pelatih terbaik edisi 2007.
    Berkaca dari denda-denda kondis sebelumnnya, kemungkinan besar denda Rp10 juta. Denda sebesar ini sudah dialami Jacksen F Tiago, pelatih Persipura. Saat lawan Persiwa Wamena, 1 Februari lalu, pelatih asal Brasil melakukan protes berlebih. "Saya memang sudah mendengar soal denda tersebut. Tapi, semua memang harus realistis mengapa saya jadi marah. Itu juga mestinya jadi pertimbangan," tukasnya.
    Secara tim, Sriwijaya juga bakal didenda. Sebab, ada 5 kartu kuning, plus 1 merah yang dikantongi Laskar Wong Kito, julukan SFC, di laga tersebut. Kemungkinan lebih dari Rp30 juta.
    Itu kalau melihat denda yang diberikan Komdis pada tim-tim sebelumnya. Misalnya, pada Persita Tangerang, 25 Januari lalu. Mereka dapat 4 kartu kuning sekaligus saat lawan PSIS. Denda Rp30 juta.
    PSMS pun saat lawan PSIS, juga didenda Rp30 juta setelah mengantongi 4 kartu kuning sekaligus. Juga Persela Lamongan Rp30 juta, karena 4 kartu kuning saat lawan Persema Malang, 22 Januari lalu. (mg2)



sumber : sumeks

Artikel Terkait



0 comments:

Post a Comment

Tinggalkan Pesan Anda